Jumat, 18 Mei 2012

WANITA VS PRILAKU KONSUMTIF


WANITA VS PRILAKU KONSUMTIF

Kebutuhan belanja dewasa ini makin meningkat tajam,terutama buat yang tinggal di kota besar tak dapat di pungkiri salah satu kegiatan wanita adalah "shoping"walau tak semua perempuan menyukai kegiatan belaja,namu harus di akui sebagian wanita menggemari kegiatan belanja

        Belanja adalah adalah kata digunakan sehari hari dalam konteks perekonomian baik di dunia usaha maupun di dalam kegiatan ibu rumah tangga maupun single.Namun kata yang sama telah berkembang artinya sebagai cerminan gaya hidup dan rekreasi pada masyarakat kelas ekonomi tertentu .Belanja mempunyai arti tersendiri bagi kebanyakan komunitas perempuan dewasa ini.

 Kita sering mendengar kata "konsumtif"..kata konsumtif adalah kata sifat akhiran " if" sering di artikan dengan kata "konsumerisme".sebenarnya kata yang terakhir ini mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan konsumen .Sedangkan konsumtif lebih menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang barang yang sebenarnya kurang di perlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan maksimal. 

Prilaku Konsumtif mengapa banyak terjadi di  kaum wanita?

 1.Wanita lebih tertarik pada warna dan bentuk  bukan hal teknis maupun kegunaannya
2.Wanita sebagian tidak mudah terkena bujuk rayu dari sang penjual
3.Ada sebagian wanita yang menyukai hal yang romantis maupun obyektif
4.Wanita cepet merasakan atmosfer maupun suasana toko atau mall plasa
5.Senang melakukan kegiatan windows shoping  melihat lihat saja tidak berbelanja atau membeli
Apakah akan menjadi masalah prilaku konsumtif?
Menjadi masalah ketika kecenderungan belanja jadi "menggila" atau dibatas kewajaran berbelanja.Banyak yang terjadi dewasa ini belanja secara berlebihan untuk para wanita....ada pepatah "Leh besar pasak dari pada tiang”.Prilaku konsumtif dapat terus mengakar di dalam gaya hidup sekelompok wanita, prilaku tersebut akan sangat berbahaya buat individu kalau tidak ada kontrol diri.Financial yang cukup dan memadaipun tidak menjamin seseorang  bisa lepas dari gaya hidup konsumtif  tinggal kemuan mau berhenti  atau tidak kegiatan belanja secara berlebihan.

  Mari kita belajar menjadi pribadi yang senantiasa bijak dalam menggunakan keuangan kita  sehinga kita bisa menjauhi  gaya hidup konsumtif.

Cawang Baru  17 Mei 2012
21:30 Wib....
Folow on me miracle_sisca



Tidak ada komentar:

Posting Komentar